Forklift Luar Ruang & Berat
Pelatihan Reachstacker
Alat angkat peti kemas dengan boom teleskopik dan spreader, dipakai di pelabuhan, depo kontainer, dan terminal kereta.

Mengenal Reachstacker
Reachstacker mengangkat peti kemas dari atas dengan spreader yang tergantung di ujung boom teleskopik. Spreader mengunci empat sudut atas kontainer dengan twistlock, dapat menyesuaikan panjang untuk ukuran 20 dan 40 kaki, serta bisa berputar dan bergeser ke samping. Karena boom dapat dijulurkan, reachstacker mampu menaruh kontainer di baris kedua atau ketiga, melewati tumpukan di depannya, yang tidak dapat dilakukan forklift kontainer biasa.
Alat ini bekerja di terminal peti kemas, depo, dan terminal antarmoda, menumpuk kontainer beberapa tingkat serta memuat dan membongkar truk dan gerbong. Dengan beban yang lazim mencapai puluhan ton dan unit yang sangat besar, kapasitasnya turun tajam di baris yang lebih jauh dan tumpukan yang lebih tinggi. Operator mengandalkan load chart per baris dan sistem pemantau beban, sementara lalu lintas di sekitarnya harus diatur ketat.
Penggunaan umum
- Penumpukan peti kemas di terminal pelabuhan dan depo
- Bongkar muat kontainer ke truk dan gerbong kereta
- Pemindahan kontainer kosong dan isi antar blok penumpukan
- Terminal antarmoda dan kawasan industri dengan lalu lintas kontainer
Lisensi dan kelas operator
Operator wajib memiliki Lisensi K3 menurut Permenaker No. 8 Tahun 2020. Reach stacker dikelompokkan bersama forklift dengan kelas menurut kapasitas; karena unit ini umumnya berkapasitas di atas 15 ton, lisensi yang diperlukan biasanya Kelas I. Pastikan pada naskah peraturan dan penyelenggara bahwa lisensi mencantumkan jenis alat ini.
Siapa yang perlu ikut
- Operator alat angkat peti kemas di pelabuhan dan depo
- Operator forklift kapasitas besar yang beralih ke reachstacker
- Supervisor lapangan penumpukan dan petugas HSE terminal
Materi pelatihan Reachstacker
- Load chart per baris dan tingkat tumpukan
- Cara kerja spreader, twistlock, dan interlock-nya
- Fungsi load moment indicator dan sistem timbang
- Penanganan kontainer dengan muatan tidak seimbang
- Pengaturan lalu lintas dan komunikasi di lapangan penumpukan
- Batasan kerja saat angin kencang dan hujan
- Pemeriksaan harian boom, spreader, ban, dan pelek
Bahaya utama pada Reachstacker
- Unit terjungkal ke depan saat menjangkau baris kedua atau ketiga dengan kontainer berat
- Kontainer jatuh karena twistlock tidak terkunci penuh
- Menabrak atau melindas orang dan kendaraan di titik buta
- Kontainer dengan muatan tidak seimbang miring saat diangkat
- Tumpukan kontainer roboh karena peletakan tidak tepat atau angin kencang
- Kegagalan ban bertekanan tinggi di bawah beban berat
Pertanyaan seputar Reachstacker
Siapa yang perlu mengikuti pelatihan Reachstacker?
Operator alat angkat peti kemas di pelabuhan dan depo; Operator forklift kapasitas besar yang beralih ke reachstacker; Supervisor lapangan penumpukan dan petugas HSE terminal.
Lisensi apa yang berlaku untuk Reachstacker?
Operator wajib memiliki Lisensi K3 menurut Permenaker No. 8 Tahun 2020. Reach stacker dikelompokkan bersama forklift dengan kelas menurut kapasitas; karena unit ini umumnya berkapasitas di atas 15 ton, lisensi yang diperlukan biasanya Kelas I. Pastikan pada naskah peraturan dan penyelenggara bahwa lisensi mencantumkan jenis alat ini.
Apa saja yang dipelajari dalam pelatihan Reachstacker?
Antara lain: Load chart per baris dan tingkat tumpukan; Cara kerja spreader, twistlock, dan interlock-nya; Fungsi load moment indicator dan sistem timbang; Penanganan kontainer dengan muatan tidak seimbang; Pengaturan lalu lintas dan komunikasi di lapangan penumpukan.
Pelatihan lain di kelompok Forklift Luar Ruang & Berat
Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Forklift akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.