Forklift dibedakan menurut konstruksi, sumber tenaga, dan kapasitasnya. Jenis yang paling umum adalah counterbalance, disusul reach truck, stacker, hand pallet elektrik, side loader, forklift medan kasar, dan forklift kapasitas besar. Mengenali jenis unit membantu Anda memilih alat yang sesuai dan menentukan pelatihan SIO forklift yang dibutuhkan operator.

Apa dasar pengelompokan forklift?

Ada tiga cara yang paling sering dipakai:

  • Menurut konstruksi dan cara kerja: counterbalance, reach truck, stacker, side loader, dan seterusnya.
  • Menurut sumber tenaga: diesel, LPG, bensin, atau baterai.
  • Menurut kapasitas: sampai 15 ton dan di atas 15 ton, yang menentukan kelas lisensi operator.

Ketiganya saling beririsan. Satu unit bisa disebut forklift counterbalance elektrik 2,5 ton.

Apa saja jenis forklift menurut konstruksinya?

Forklift counterbalance

Ini bentuk yang terbayang ketika orang menyebut forklift. Garpu berada di depan, sedangkan pemberat besi di belakang mengimbangi beban. Tersedia versi roda empat dan roda tiga; roda tiga memiliki radius putar lebih kecil.

Kegunaan:

  • bongkar muat truk dan kontainer;
  • pemindahan palet di lantai produksi;
  • penumpukan pada rak dengan ketinggian sedang.

Kelebihannya serbaguna dan mudah dipelajari. Kekurangannya memerlukan lorong yang relatif lebar.

Reach truck

Reach truck dirancang untuk gudang rak tinggi. Roda penopang berada di depan pada kaki penyangga, dan mast atau garpunya dapat dijulurkan ke depan untuk mengambil palet, lalu ditarik kembali saat berjalan.

Ciri khas:

  • bekerja di lorong lebih sempit daripada counterbalance;
  • tinggi angkat besar;
  • operator umumnya duduk menyamping;
  • hampir selalu bertenaga baterai dan dipakai di dalam ruangan dengan lantai rata.

Karena tinggi angkatnya besar, pengurangan kapasitas pada ketinggian menjadi hal yang harus benar-benar dipahami operator.

Stacker dan hand pallet elektrik

Hand pallet adalah alat pemindah palet setinggi lantai. Versi manual dipompa dengan tangan, sedangkan versi elektrik memiliki motor penggerak dan pengangkat.

Stacker mirip hand pallet tetapi dilengkapi mast sehingga dapat menumpuk palet. Ada yang dikendalikan sambil berjalan, ada pula yang memiliki pijakan atau kursi operator.

Bahaya khas alat-alat ini adalah kaki operator terlindas atau terjepit antara unit dan dinding ketika berjalan mundur. Materi tersebut dibahas khusus pada pelatihan operator reach truck dan hand pallet elektrik.

Side loader dan forklift lorong sangat sempit

Side loader mengangkat beban dari samping. Unit ini cocok untuk muatan panjang seperti pipa, kayu, dan profil baja, karena beban dibawa sejajar arah jalan.

Forklift lorong sangat sempit (very narrow aisle) bekerja di lorong yang hanya sedikit lebih lebar daripada unit itu sendiri. Garpunya dapat berputar atau bergeser ke samping, dan sebagian unit dipandu rel atau kawat di lantai. Jenis ini menuntut lantai sangat rata dan operator yang terlatih khusus.

Forklift medan kasar dan telehandler

Forklift medan kasar memiliki ban besar beralur dalam dan jarak ke tanah yang tinggi. Unit ini dipakai di proyek konstruksi, perkebunan, dan halaman penumpukan yang tidak beraspal.

Telehandler memiliki lengan teleskopik yang dapat menjangkau ke depan dan ke atas. Dalam peraturan, alat ini digolongkan tersendiri, sehingga ketentuan lisensinya perlu diperiksa pada naskah Permenaker No. 8 Tahun 2020.

Forklift kapasitas besar

Forklift di atas 15 ton dipakai untuk peti kemas, coil baja, dan muatan berat lain. Unit ini memiliki ukuran, titik buta, dan jarak pengereman yang jauh lebih besar. Operatornya memerlukan lisensi kelas I. Lihat halaman pelatihan operator forklift kelas I.

Perbandingan ringkas

Jenis Area kerja Kebutuhan lorong Tinggi angkat Sumber tenaga umum
Counterbalance Dalam dan luar ruangan Lebar Sedang Diesel, LPG, baterai
Reach truck Dalam ruangan, rak tinggi Sempit Tinggi Baterai
Stacker Dalam ruangan Sempit Rendah–sedang Baterai
Hand pallet elektrik Dalam ruangan, jarak pendek Sempit Setinggi lantai Baterai
Side loader Muatan panjang Sedang Sedang Diesel, baterai
Medan kasar Proyek, halaman terbuka Lebar Sedang Diesel
Kapasitas besar Pelabuhan, industri berat Sangat lebar Bervariasi Diesel

Jenis forklift menurut sumber tenaga

  • Diesel: bertenaga besar, cocok untuk luar ruangan dan beban berat. Gas buang membatasi pemakaian di ruang tertutup.
  • LPG: emisi lebih bersih daripada diesel dan pengisian cepat dengan mengganti tabung. Perlu disiplin dalam penanganan tabung.
  • Elektrik: tanpa emisi di lokasi dan senyap, sesuai untuk gudang makanan, farmasi, dan ruang pendingin. Memerlukan fasilitas pengisian baterai.

Perbandingan dari sisi keselamatan ada di artikel forklift elektrik vs diesel.

Mengenal attachment forklift

Garpu bukan satu-satunya alat pengangkat. Attachment yang sering dipakai:

  • side shifter untuk menggeser beban ke kiri dan kanan;
  • fork positioner untuk mengatur jarak garpu;
  • clamp untuk gulungan kertas, drum, atau karton;
  • rotator untuk memutar wadah;
  • ram atau boom untuk coil dan gulungan.

Setiap attachment menambah berat di depan dan menggeser pusat beban, sehingga kapasitas unit berkurang. Pelat kapasitas harus diperbarui sesuai attachment yang terpasang. Cara membacanya dijelaskan di artikel cara membaca load chart forklift.

Bagaimana memilih jenis yang tepat?

Pertimbangkan pertanyaan berikut:

  1. Berapa berat dan dimensi beban terberat?
  2. Berapa tinggi rak tertinggi?
  3. Berapa lebar lorong yang tersedia?
  4. Apakah unit bekerja di dalam, di luar, atau keduanya?
  5. Bagaimana kondisi lantai?
  6. Apakah ada batasan emisi dan kebisingan?
  7. Apakah operator sudah memiliki lisensi dan pembiasaan untuk jenis unit tersebut?

Pertanyaan terakhir sering terlupa. Mengganti armada dari counterbalance ke reach truck tanpa pembiasaan operator adalah sumber insiden yang umum.

Referensi

  • Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut
  • Buku petunjuk pengoperasian dari pabrikan forklift