Materi pelatihan SIO forklift umumnya terbagi menjadi tiga kelompok: regulasi dan dasar K3, pengetahuan teknis forklift, serta pengoperasian dan perawatan. Seluruhnya disampaikan dalam sesi kelas dan praktik selama kurang lebih 3–4 hari, lalu diuji lewat ujian teori dan praktik sebelum lisensi diproses.

Bagaimana susunan materi secara umum?

Tabel berikut menggambarkan susunan yang lazim dipakai penyelenggara. Urutan dan pembagian jam dapat berbeda.

Kelompok Pokok bahasan
Regulasi dan dasar K3 UU No. 1 Tahun 1970, Permenaker No. 8 Tahun 2020, dasar-dasar K3
Pengetahuan teknis Pengetahuan dasar forklift, tenaga penggerak, hidraulik, perangkat keselamatan
Beban dan stabilitas Menghitung berat beban, pusat beban, load chart
Pengoperasian Prosedur operasi aman, perawatan, pemeriksaan
Praktik dan ujian Pemeriksaan harian, manuver, pengangkatan, ujian

Apa yang dibahas pada materi regulasi?

Bagian ini menjawab pertanyaan mengapa operator harus berlisensi dan apa tanggung jawabnya.

  • UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Peserta mengenal kewajiban pengurus, hak dan kewajiban tenaga kerja, serta ruang lingkup tempat kerja yang diatur.
  • Permenaker No. 8 Tahun 2020. Membahas penggolongan pesawat angkat dan pesawat angkut, syarat K3 unit, pemeriksaan dan pengujian, serta kewenangan dan kewajiban operator.
  • Dasar-dasar K3. Konsep bahaya dan risiko, penyebab kecelakaan, hierarki pengendalian, dan pelaporan kondisi tidak aman.

Banyak peserta menganggap sesi ini membosankan, padahal soal ujian teori cukup banyak berasal dari sini. Ringkasan aturannya ada di artikel aturan Permenaker 8 Tahun 2020 untuk forklift.

Apa isi materi pengetahuan dasar forklift?

Peserta diajak mengenal mesin yang setiap hari mereka gunakan:

  • jenis forklift dan kegunaannya;
  • bagian utama: mast, carriage, garpu, sandaran beban, pelindung atas kepala, pemberat, rangka, roda penggerak dan roda kemudi;
  • fungsi tuas dan pedal;
  • pelat nama dan informasi kapasitas;
  • prinsip kemudi roda belakang dan ayunan ekor.

Pengenalan jenis unit dibahas lebih luas di artikel jenis-jenis forklift dan fungsinya.

Tenaga penggerak dan hidraulik

Forklift digerakkan mesin diesel, mesin berbahan bakar LPG, atau motor listrik bertenaga baterai. Setiap jenis punya bahaya sendiri: gas buang, kebocoran gas, atau gas hidrogen saat pengisian baterai.

Pada bagian hidraulik, peserta mempelajari:

  • cara pompa, katup, dan silinder mengangkat dan memiringkan mast;
  • fungsi rantai angkat dan cara mengenali keausannya;
  • tanda kebocoran oli dan selang yang rusak;
  • alasan operator tidak boleh mengubah setelan katup pengaman.

Tujuannya bukan menjadikan operator sebagai mekanik, melainkan agar ia mampu mengenali gejala kerusakan dan melaporkannya.

Perangkat keselamatan dan APD

  • sabuk pengaman dan sistem penahan operator;
  • pelindung atas kepala dan sandaran beban;
  • klakson, lampu, alarm mundur, dan lampu peringatan;
  • rem parkir dan pengunci tuas;
  • alat pemadam api ringan pada unit bila tersedia;
  • alat pelindung diri: sepatu keselamatan, helm, rompi reflektif, sarung tangan, dan pelindung lain sesuai area kerja.

Peserta juga diingatkan bahwa perangkat keselamatan tidak boleh dilepas atau dimatikan.

Bagaimana cara menghitung berat beban diajarkan?

Ini bagian yang paling teknis. Pokok bahasannya:

  1. Membaca kapasitas nominal dan pusat beban pada pelat nama.
  2. Memahami bahwa kapasitas turun ketika pusat beban bergeser menjauh dari muka garpu atau ketika beban diangkat tinggi.
  3. Memperkirakan berat muatan dari label, dokumen pengiriman, atau perhitungan volume dan massa jenis.
  4. Mengenal segitiga stabilitas dan pengaruh kemiringan mast.
  5. Memperhitungkan attachment yang mengurangi kapasitas.

Latihan soal biasanya diberikan agar peserta terbiasa. Penjelasan langkah demi langkah ada di artikel cara membaca load chart forklift.

Apa saja prosedur pengoperasian aman yang diajarkan?

  • naik dan turun unit dengan tiga titik tumpu;
  • posisi garpu saat berjalan: rendah dan mast sedikit miring ke belakang;
  • kecepatan aman, jarak antar unit, dan cara berbelok;
  • berjalan mundur ketika pandangan depan terhalang beban;
  • naik dan turun tanjakan dengan dan tanpa beban;
  • mengambil dan meletakkan beban di lantai, truk, dan rak;
  • larangan membawa penumpang dan mengangkat orang dengan garpu;
  • parkir: garpu diturunkan, rem parkir aktif, mesin mati, kunci dicabut.

Apa yang dipelajari tentang perawatan dan pemeriksaan?

Operator bertanggung jawab atas pemeriksaan harian sebelum unit dipakai. Materi mencakup butir yang diperiksa, cara mencatat, dan tindakan ketika ditemukan kerusakan. Peserta juga dikenalkan pada kewajiban perusahaan melakukan pemeriksaan dan pengujian berkala oleh pihak yang berwenang. Daftar periksa yang dapat langsung dipakai ada di artikel checklist pemeriksaan harian P2H forklift.

Seperti apa sesi praktik dan ujiannya?

Praktik biasanya memakan satu hari atau lebih. Peserta bergiliran melakukan:

  • pemeriksaan harian dengan menyebutkan butir yang diperiksa;
  • menghidupkan unit dan menguji fungsi;
  • melintasi lintasan lurus, zigzag, dan lorong sempit, maju dan mundur;
  • mengambil palet, membawanya, lalu menumpuk dan menurunkannya;
  • memarkir unit dengan benar.

Ujian teori berbentuk soal tertulis, sedangkan ujian praktik menilai ketepatan urutan dan sikap aman. Bila Anda mencari materi training forklift pdf atau ppt untuk belajar lebih dulu, gunakan ringkasan di halaman ini bersama contoh soal ujian SIO forklift yang kami tulis lengkap dengan pembahasan. Kiat menghadapi ujian praktik dibahas di artikel tips lulus ujian praktik forklift.

Bagaimana memanfaatkan materi setelah pelatihan?

Pengetahuan cepat hilang bila tidak dipakai. Beberapa cara menjaganya:

  • gunakan formulir pemeriksaan harian sebagai pengingat butir teknis;
  • tempel ringkasan load chart dan aturan dasar di area parkir unit;
  • bahas satu topik keselamatan forklift dalam pertemuan singkat sebelum shift;
  • minta operator yang baru lulus membagikan catatannya kepada rekan satu regu.

Bila Anda ingin melihat susunan hari pelatihan secara rinci, buka halaman pelatihan operator forklift kelas II.

Referensi

  • UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
  • Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut